Minggu, 15 Mei 2011

MotoGP Prancis Stoner Juara, Le Mans Penuh Cerita


Le Mans
- Casey Stoner berhasil mempertahankan dominasinya sejak free practice I dengan menjadi juara. Dani Pedrosa crash. Sementara Valentino Rossi meraih podium pertamanya musim ini. Le Mans penuh dengan cerita.

Pada balapan yang berlangsung Minggu (15/5/2011) malam WIB, Stoner awalnya gagal mempertahankan posisi pole yang diraihnya di sesi kualifikasi. Posisi terdepan tersebut jatuh ke tangan rekan setimnya, Pedrosa.

Tapi, Stoner terus mencetak fastest lap hingga akhirnya berhasil menyalip pembalap asal Spanyol itu. Cerita untuk Stoner seperti selesai sampai di sini karena faktanya sampai akhir dia tak tersentuh pembalap lainnya.

Stoner berhasil mempertahankan jarak dengan Pedrosa, setidaknya hingga sampai sekitar 0,6 detik. Sementara bagi Pedrosa, ia justru mendapatkan nasib miris.

Ketika tengah bertarung dengan Marco Simoncelli, ia tergelincir dengan bahu kanannya lebih dulu menghantam trek. Pedrosa tak mampu melanjutkan balapan dan ia berjalan sambil memegangi bahunya. Dari kabar di akhir balapan, Pedrosa kembali mengalami cedera, kali ini di bahu kanannya itu.

Insiden jatuhnya Pedrosa itu juga berdampak pada Simoncelli. Ia dianggap bersalah dan akhirnya harus menjalani hukuman drive-through penalty. Posisi Simoncelli merosot dan menjadi berkah bagi Rossi.

The Doctor memacu motornya untuk melewati Jorge Lorenzo dan akhirnya duduk di urutan tiga. Tak lama setelahnya, Lorenzo kehilangan posisi setelah disalip oleh Andrea Dovizioso. Stoner, Rossi dan Dovizioso menjadi tiga pembalap terdepan dengan terlemparnya Simoncelli.

Terjadilah duel antara Rossi dan Dovizioso. Seperti balapan di Portugal, Dovizioso kembali sukses memenangi duel dengan Rossi. Ia mengklaim finis di posisi dua dan jadilah Honda menempatkan dua pembalapnya mengakhiri balapan di dua posisi terdepan.

Namun demikian, kendati hanya finisi di posisi ketiga, Rossi boleh berpuas diri dulu karena ini adalah pertama kalinya dia mendapatkan podium musim ini.

MotoGP Prancis Stoner Juara, Le Mans Penuh Cerita


Le Mans
- Casey Stoner berhasil mempertahankan dominasinya sejak free practice I dengan menjadi juara. Dani Pedrosa crash. Sementara Valentino Rossi meraih podium pertamanya musim ini. Le Mans penuh dengan cerita.

Pada balapan yang berlangsung Minggu (15/5/2011) malam WIB, Stoner awalnya gagal mempertahankan posisi pole yang diraihnya di sesi kualifikasi. Posisi terdepan tersebut jatuh ke tangan rekan setimnya, Pedrosa.

Tapi, Stoner terus mencetak fastest lap hingga akhirnya berhasil menyalip pembalap asal Spanyol itu. Cerita untuk Stoner seperti selesai sampai di sini karena faktanya sampai akhir dia tak tersentuh pembalap lainnya.

Stoner berhasil mempertahankan jarak dengan Pedrosa, setidaknya hingga sampai sekitar 0,6 detik. Sementara bagi Pedrosa, ia justru mendapatkan nasib miris.

Ketika tengah bertarung dengan Marco Simoncelli, ia tergelincir dengan bahu kanannya lebih dulu menghantam trek. Pedrosa tak mampu melanjutkan balapan dan ia berjalan sambil memegangi bahunya. Dari kabar di akhir balapan, Pedrosa kembali mengalami cedera, kali ini di bahu kanannya itu.

Insiden jatuhnya Pedrosa itu juga berdampak pada Simoncelli. Ia dianggap bersalah dan akhirnya harus menjalani hukuman drive-through penalty. Posisi Simoncelli merosot dan menjadi berkah bagi Rossi.

The Doctor memacu motornya untuk melewati Jorge Lorenzo dan akhirnya duduk di urutan tiga. Tak lama setelahnya, Lorenzo kehilangan posisi setelah disalip oleh Andrea Dovizioso. Stoner, Rossi dan Dovizioso menjadi tiga pembalap terdepan dengan terlemparnya Simoncelli.

Terjadilah duel antara Rossi dan Dovizioso. Seperti balapan di Portugal, Dovizioso kembali sukses memenangi duel dengan Rossi. Ia mengklaim finis di posisi dua dan jadilah Honda menempatkan dua pembalapnya mengakhiri balapan di dua posisi terdepan.

Namun demikian, kendati hanya finisi di posisi ketiga, Rossi boleh berpuas diri dulu karena ini adalah pertama kalinya dia mendapatkan podium musim ini.

Sabtu, 14 Mei 2011

Rossi: Pembalap Sekarang Bersikap Seperti Anak Kecil



Roma - Valentino Rossi menilai pembalap sekarang bersikap seperti layaknya anak kecil. Ucapan The Doctor ini merujuk pada kejadian di mana Casey Stoner berusaha menahannya di GP Portugal beberapa waktu lalu.

Insiden tabrakan antara Casey Stoner dan Valentino Rossi di Sirkuit Jerez beberapa bulan lalu nampaknya berbuntut panjang. Rossi mengatakan bahwa Stoner masih kesal akibat insiden tersebut dan sengaja menahannya ketika balapan di Estoril beberapa waktu lalu.

Balapan GP Jerez nampaknya membawa dendam tersendiri bagi Stoner. Dendam tersebut tentu saja ditujukan untuk Rossi yang membuatnya terjatuh dan tidak bisa melanjutkan perlombaan.

Ketika itu, Rossi yang memulai start dari posisi 12 berhasil merengsek ke depan dan mencoba mengejar Stoner untuk memperebutkan posisi 2. Namun malang, ketika ingin menyalip Rossi tergelincir jatuh dan membuat Stoner jatuh pula.

Akibat insiden tersebut, Stoner harus out dari balapan sedangkan Rossi bisa kembali melaju dan meraih angka. Hal ini tentu membuat Stoner kesal dan mengatakan kalau Rossi telah membuat kesalahan besar.

Buntutnya ketika balapan GP Portugal yang dihelat di Estoril awal bulan ini, Stoner menahan laju Rossi sehingga sang pembalap Italia itu tidak dapat mendapat posisi lebih tinggi lagi.

"Stoner sedikit memblokir line saya dan ia melakukannya dengan sengaja," ungkap Rossi seperti dilansir visordown.

Rossi pun beranggapan kalau kelakuan Stoner itu seperti anak kecil bukan seperti sifat seorang ksatria yang seharusnya ditunjukkan oleh setiap pembalap.

"Ini seperti Wayne Rainey datang ke Kevin Schwantz setelah Suzuka pada tahun 1991 dan berkata, 'Ah, Anda tidak sopan!' Atau Michael Doohan dengan Wayne Gardner di Phillip Island setelah pertempuran epik mereka, 'Anda bangsat.' Ini adalah perlombaan. Ini apa yang terjadi," beber pengguna nomor balap 46 tersebut.

"Di masa lalu, ini adalah normal. Para pengendara lebih seperti pria sejati. Sekarang mereka lebih seperti anak-anak," cetus Rossi.

Namun begitu, Rossi tetap menghormati Stoner dan tetap memasukkan pembalap Australia itu dalam daftar lawan berat yang juga merupakan favorit kandidat juara dunia musim ini.

"Aku akan mengatakan bahwa Lorenzo dan Pedrosa memiliki kesempatan 50 persen untuk memenangkan kejuaraan, namun masih panjang dan kita juga harus memperhatikan Stoner," tuntasnya.

Free Practice I MotoGP Prancis Trio Honda Tercepat di Sesi Pembuka




Le Mans - Trio pembalap tim Repsol Honda menjadi yang tercepat di sesi latihan pertama MotoGP Prancis, Jumat (13/5/2011). Casey Stoner adalah yang terbaik, diikuti Dani Pedrosa, dan Andrea Dovizioso.

Dalam sesi itu Stoner, yang belum pernah memenangi balapan di sirkuit Le Mans sepanjang karirnya di Grand Prix, membukukan waktu satu menit 34,133 detik. Ia unggul 00,298 detik dari Pedrosa dan 0,675 detik dari Dovizioso.

Pembalap Honda lain, dari tim San Carlo Gresini, Marco Simoncelli, mengisi tempat keempat. Setelah itu baru ada pembalap non-Honda, yakni Jorge Lorenzo (Yamaha) dan Valentino Rossi (Ducati), yang masing-masing di urutan lima dan enam.

Hasil Free Practice I MotoGP Prancis:
1. Casey Stoner 1:34.133
2. Dani Pedrosa +00.298
3. Andrea Dovizioso +00.675
4. Marco Simoncelli +00.896
5. Jorge Lorenzo +01.032
6. Valentino Rossi +01.281
7. Randy de Puniet +01.554
8. Nicky Hayden +01.588
9. Cal Crutchlow +01.598
10. Ben Spies +01.610
11. Colin Edwards +01.738
12. Loris Capirossi +02.277
13. Hiroshi Aoyama +02.315
14. Alvaro Bautista +02.377
15. Toni Elias +02.864
16. Hector Barbera +02.903
17. Karel Abraham +03.021

Jelang MotoGP Prancis Simoncelli Janji Lebih Hati-hati


Le Mans - Marco Simoncelli gagal menyelesaikan balapan dalam dua seri terakhir di Jerez dan Estoril. Untuk balapan di Le Mans, pembalap Honda Gresini ini berjanji untuk lebih berhati-hati.

Meski memulai balapan dari posisi yang cukup baik, Simoncelli gagal finish di Jerez dan Estoril. Dia tergelincir dan akhirnya tak bisa melanjutkan balapan.

Simoncelli akan start dari posisi kedua di MotoGP Prancis. Dengan posisi yang cukup ideal ini, dia bertekad untuk tak mengulangi kesalahannya.

"Tujuan saya besok (hari ini-red) adalah bisa mengakhiri balapan dan membawa pulang poin penting ke rumah," kata Simoncelli di Autosport.

"Saya tak akan terlalu memforsir hingga melewati batas untuk mendapatkan hasil. Saya ingin mengelola balapan dengan baik," tambahnya.

"Bagaimanapun, saya bahagia dan kami tidak dalam kondisi buruk untuk balapan. Kami berkembang dari sesi ke sesi. Jadi, saya percaya diri," tandas Simoncelli.

Pendidikan Tiada Habis

Daftar Berat Badan Ideal Dari Ukuran Tinggi Badan


Quote:
Quote:
Setiap orang umumnya ingin memiliki berat badan yang normal atau ideal agar terlihat proporsional di mana tinggi badan dan berat badan seimbang. Orang yang berat badannya kurang dari ideal biasanya akan terlihat kurus, sedangkan yang berat badannya di atas ideal biasanya akan terlihat gemuk. Walaupun demikian, banyak orang yang mempunyai berat badan yang tidak ideal, selama sehat maka tidak harus berjuang mengubah berat badannya menjadi berat badan ideal.


Berikut ini adalah daftar berat badan ideal manusia yang terbagi atas kelompok laki-laki dan perempuan :

Tinggi 145 cm :
- Wanita : 46-50 kg (kecil) 49-55 (sedang) 53-59 kg (besar)

Tinggi 147 cm :
- Wanita : 46-51 kg (kecil) 50-56 (sedang) 54-61 kg (besar)

Tinggi 150 cm :
- Wanita : 47-52 kg (kecil) 51-57 (sedang) 55-62 kg (besar)

Tinggi 152 cm :
- Wanita : 48-53 kg (kecil) 52-58 (sedang) 56-63 kg (besar)

Tinggi 155 cm :
- Pria : 57-60 kg (kecil) 58-63 (sedang) 61-67 kg (besar)
- Wanita : 49-55 kg (kecil) 53-60 (sedang) 58-65 kg (besar)

Tinggi 157 cm :
- Pria : 58-61 kg (kecil) 59-64 (sedang) 62-68 kg (besar)
- Wanita : 50-56 kg (kecil) 55-61 (sedang) 59-66 kg (besar)

Tinggi 160 cm :
- Pria : 59-61 kg (kecil) 60-65 (sedang) 63-70 kg (besar)
- Wanita : 51-57 kg (kecil) 56-62 (sedang) 61-68 kg (besar)

Tinggi 163 cm :
- Pria : 60-62 kg (kecil) 61-66 (sedang) 64-71 kg (besar)
- Wanita : 53-59 kg (kecil) 57-64 (sedang) 62-70 kg (besar)

Tinggi 165 cm :
- Pria : 61-63 kg (kecil) 62-67 (sedang) 65-73 kg (besar)
- Wanita : 54-60 kg (kecil) 59-65 (sedang) 63-72 kg (besar)

Tinggi 168 cm :
- Pria : 61-65 kg (kecil) 63-69 (sedang) 66-75 kg (besar)
- Wanita : 56-61 kg (kecil) 60-66 (sedang) 65-74 kg (besar)

Tinggi 170 cm :
- Pria : 62-66 kg (kecil) 65-70 (sedang) 68-77 kg (besar)
- Wanita : 57-63 kg (kecil) 61-68 (sedang) 66-76 kg (besar)

Tinggi 173 cm :
- Pria : 63-67 kg (kecil) 66-71 (sedang) 69-79 kg (besar)
- Wanita : 58-64 kg (kecil) 63-69 (sedang) 67-77 kg (besar)

Tinggi 175 cm :
- Pria : 64-69 kg (kecil) 67-73 (sedang) 71-81 kg (besar)
- Wanita : 60-66 kg (kecil) 64-71 (sedang) 69-78 kg (besar)

Tinggi 178 cm :
- Pria : 65-70 kg (kecil) 69-74 (sedang) 72-82 kg (besar)
- Wanita : 61-67 kg (kecil) 66-72 (sedang) 70-80 kg (besar)

Tinggi 180 cm :
- Pria : 66-71 kg (kecil) 70-76 (sedang) 73-84 kg (besar)
- Wanita : 62-68 kg (kecil) 67-73 (sedang) 71-81 kg (besar)

Tinggi 183 cm :
- Pria : 68-73 kg (kecil) 71-78 (sedang) 75-86 kg (besar)

Tinggi 185 cm :
- Pria : 69-75 kg (kecil) 73-80 (sedang) 77-88 kg (besar)

Tinggi 188 cm :
- Pria : 71-77 kg (kecil) 75-81 (sedang) 79-91 kg (besar)

Tinggi 190 cm :
- Pria : 72-79 kg (kecil) 76-84 (sedang) 81-93 kg (besar)
-----
Cara Membaca Informasi Daftar Berat Badan Ideal :
Misalkan seorang wanita beratnya 65 kilogram dan tingginya 161 centimeter, maka wanita tersebut masuk dalam kategori berat ideal dan termasuk dalam golongan ukuran tubuh yang besar. Jika beratnya 70 kg, maka termasuk tidak ideal dan masuk ke dalam ukurang orang yang sangat besar.

Tambahan :
Jangan terlalu memaksakan diri untuk mengurangi ataupun menambah berat badan jika caranya membahayakan diri sendiri dan orang lain yang ada di sekitarnya.